Tersingkir Dari Cologne, Andy Murray Ungkapkan Langkah Selanjutnya

Kabar Tenis: Andy Murray mengakui kalau dia kehabisan arah di lapangan sehabis kekalahan di babak awal bett1HULKS Indoors, Cologne, Jerman.

Petenis yang sudah mengantongi 3 gelar Grand Slam kalah 2 set langsung dari petenis berkebangsaan Spanyol, Fernando Verdasco sehabis 100 menit. Kekalahan tersebut jadi kekalahan keduanya secara beruntun di babak awal sehabis dia pula kalah di laga pembuka French Open.

Mengalami Verdasco, petenis berkebangsaan Inggris kesusahan dengan servis awal di sejauh babak awal bett1HULKS Indoors sehabis dia cuma dapat memenangkan 37 persen poin dari servis pertamanya serta kandas mengkonversi 9 dari 11 kesempatan break point yang dia mengadakan.

“ Aku wajib kembali memainkan game aku di lapangan, aku semacam sedikit keluar jalan jasa pembuatan lapangan tenis . Aku bisa jadi melaksanakan sebagian kesalahan daripada umumnya sebab perihal itu,” saya Murray.

Dikala ini terletak di luar peringkat 100 besar, mantan petenis peringkat 1 dunia masih kembali berkompetisi sehabis hadapi luka. Pada Januari masa kemudian, dia menempuh pembedahan pada pinggul yang salah satu prosedurnya wajib memasukkan batang logam ke dalam sendinya.

Dalam suatu wawancara, dia melaporkan kalau buat terbiasa dengan hasil dari prosedur yang dia lakukan tersebut memerlukan waktu menggapai 18 bulan. Tidak hanya itu, pada dini masa ini, dia masih wajib menepi dari lapangan sehabis hadapi luka pada selangkangannya.

Ingatkan Kerja Regu, Presiden Jokowi: Tidak Terdapat Visi Misi Menteri, Yang Terdapat Visi Misi Presiden

Satu hari sehabis menghadirkan serta melantik para menterinya yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju, Presiden Joko Widodo( Jokowi) didampingi Wakil Presiden KH. Ma’ ruf Amin langsung mengetuai Persidangan Kabinet Paripurna, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis( 24/ 10) pagi. Dalam arahannya Presiden Jokowi kembali mengulang penegasannya, kalau tidak terdapat visi misi menteri, yang terdapat merupakan visi misi presiden serta wakil presiden.

“ Ini tolong dicatat sebab dalam 5 tahun yang kemudian terdapat 1, 2, 3 menteri yang masih belum mengerti menimpa ini. Jadi dalam tiap rapat, baik rapat paripurna, di dalam rapat- rapat terbatas, di dalam rapat- rapat internal itu terdapat suatu payung hukum,” kata Presiden. Jika telah diputuskan di dalam rapat, tegas Presiden, jangan hingga di luar masih diributkan lagi. Indonesian Missions Dia mempersilakan ramai di dalam rapat, ingin debat di dalam rapat hendak dia dengarkan. Namun jika telah diputuskan, Presiden menegaskan, dengan seluruh resiko wajib kita laksanakan.

“ Jika terdapat perubahan- perubahan ataupun kondisi- kondisi tertentu, ya marilah kita tarik lagi dalam rapat internal ataupun rapat terbatas,” tutur Presiden. Presiden Jokowi pula menegaskan, kalau kerja kabinet kita merupakan kerja regu, bukan kerja menteri per menteri, bukan kerja sektoral. Bagi Presiden, ini merupakan membangun suatu negeri besar, enggak bisa jadi menteri itu berjalan sendiri- sendiri. Kerja regu, yang dikoordinasi oleh para Menko( Menteri Koordinator).“ Jangan hingga terdapat lagi diundang menko sepanjang 5 tahun, muncul sekali saja tidak.

Terdapat yang semacam ini, aku dengar, aku pula baru dengar. Gimana kita dapat mengkonsolidasi, mengkoordinasi, diundang rapat oleh Menko tidak sempat muncul. Perihal semacam ini yang wajib aku garis bawahi, sekali lagi kerja kita merupakan kerja regu,” tutur Presiden. Tidak hanya dihadiri oleh segala menteri Kabinet Indonesia Maju, persidangan kabinet paripurna perdana itu pula dihadiri oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia(TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto serta Pelaksana Tugas( Plt) Kapolri Komjen Ari dono.